Laman

Minggu, 22 Agustus 2010

AMARAH

Amarah...

Amarah datang tanpa alamat
Kelakuan ada bersamaanya
Rasa sayang yang luntur
Pikiran kusut membentur batu

Amarah
Selusin harapanku tlah kau buang
Di kala aku ingin terbang
Pecahnya jendela hati ini
Menggores luka yang dalam
Bunga-bunga hati pun layu
Bersamaan dengan bunyi yang mengaung ,
bunyi yang menggema
Lalu tumpahlah hujan gerimis

Amarah
Angan dan khayalan mendesah,
Mendesah di dalam gerimis
Dengan raga yang kuat
Dengan ratapan yang gelap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar